TERIMA KASIH BUAT KAMU YANG MENDUKUNG BLOG INI..KOMENTAR ANDA PENENTU KEBERHASILAN BLOG INI

INDONESIA MANGKIN SEKSI SAJA !

JIKA INGIN MENGUASAI SPIRITUAL KUASAILAH BAHASA ARAB

JIKA INGIN MENGUASAI PERDAGANGAN KUASAILAH BAHASA CHINA

JIKA INGIN MENGUASAI TEKHNOLOGI KUASAILAH BAHASA INGGRIS

(EDITING BY: OPOSISI KEPRI/ BATAM SECRET)

" HARGAILAH HASIL KARYA ORANG LAIN "


oposisikepri@gmail.com

Senin, 08 Juni 2015

BERSTATUS TERSANGKA OLEH MABES POLRI BOS RSUD EMBUNG FATIMAH BATAM DUDUK SANTAI DI WARUNG KOPI




DOKTER FADILLAH YANG CANTIK 
KEBAL HUKUM CUUUUUUUY
TANTE DOKTER FADILLAH
BERITA KORAN HARI INI BRO 
 Meksi berstatus tersangka, Direktur Utama RSUD Fadillah Mallarangan, tidak ditahan oleh pihak Mabes Polri. Ianya yang tersangkut kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan, kebidanan dan kedokteran APBN tahun 2011 yang terjadi di RSUD Embung Fatimah Batam tampak asik duduk santai disalah satu warung kopi bersama beberapa stafnya, (23/5/2015).

Warung kopi yang biasanya dijadikan tempat berkumpulnya para aktivis anti korupsi di kota Batam, namun pada hari Fadillah duduk santai tidak terlihat seorangpun aktivis penggiat anti korupsi yang menampakan batang hidungnya.

Entah tujuan apa Fadilllah memasuki markas para aktivis kota Batam itu. Jelasnya, ditetapkanya Fadillah sebagai tersangka oleh Mabes Polri tidak terlepas dari desakan para aktivis kota Batam yang mendesak KPK maupun mabes Polri untuk mengusut tuntas korupsi Alkes Rp19 milyar pada tahun 2011 lalu.

Ada hal yang menarik dengan kehadiran Fadillah di warung kopi yang berada dipusat pemerintahan kota Batam ini. Panji Kepri yang kebetulan berada di warung kopi ini melihat Fadillah selalu melemparkan senyuman kepada setiap pengunjung warung kopi yang datang. Berbaju batik bercorak hitam putih ia merasa percaya percaya diri pasca dirinya ditetapkan tersangka oleh mabes polri.

Kehadiran Fadillah di markas para aktivis tersebut tentunya juga menimbulkan pertanyaan besar bagi masyarakat yang selalu mengikuti perkembangan kasus alkes. Apakah Fadillah ingin merapatkan diri kepada para aktivis untuk mencari dukungan agar terlepas dari status tersangkanya oleh Mabes Polri?, ataukah ia ingin islah kepada para aktivis si-pelapor agar mencabut laporanya?.
 
TANTE DOKTER FADILLAH
Untuk menjawab itu semua, Panji Kepri berusaha mengkonfirmasi kepada tersangka Fadillah. Namun Fadillah memilih bungkan atas beberapa pertanyaan yang dikonfirmasi. Meski demikian dia hanya sdikit berguman agar para media bisa bijaksana dalam menulis berita terkait kasus yang menjeratnya.

" Saya berharap kepada teman-teman media agar bijaksana dalam menulis,” ucapnya dengan nada jengkel. Ia mengaku aktifitasnya sehari hari sebagai Direktur Utama RSUD Embung Fatimah tidak terganggu pasca meski dirinya telah berstatus tersangka. " Setiap hari saya masuk kantor kok," ujarnya sambil membelalakan matanya.

Seperti yang telah terjadi, penyidik Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Mabes Polri terus mengebut penuntasan kasus korupsi pengadaan alat kesehatan, kebidanan, dan kedokteran di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam dengan sumber dana APBN 2011. Akibat kelakuan menyimpang Direktur Utama RSUD Embung Fatimah, drg Fadillah Mallarangan, negara telah dirugikan Rp19 milyar. Penggerogotan uang negara itu terhenti pasca ditetapkanya Fadillah oleh Mabes Polri beberapa pekan lalu. (BY: OPOSISI KEPRI)

Tidak ada komentar: